Features-Content

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Subcribe And Share :

Twitter icon facebook icon Digg icon Technorati icon facebook icon Delicious icon More share social bookmark service

Sabtu, 21 Mei 2011

Iklan Baris Gratis | Iklan Baris Gratis Tanpa Daftar

Iklan Baris Gratis | Iklan Baris Gratis Tanpa Daftar


LOWONGAN KERJA GAJI 1-3 juta PERBULAN

Posted: 21 May 2011 05:07 AM PDT

Dicari 200 pendaftar pertama untuk bergabung dengan saya.

Sebagai tanda terima kasih, saya akan memberi anda langsung 200 ribu rupiah pada account anda. Untuk bergabung, silakan kunjungi website saya dan isi form registrasinya.

Buruan, tempat terbatas !!!

PROCOMIL SPRAY GERMANY OBAT OLES

Posted: 21 May 2011 02:15 AM PDT

PROCOMIL SPRAY untuk tahan lama mampu berulang-ulang, kuat dan tahan lama , produk di jamin ORIGINAL.

USE : semprotkan PROCOMIL SPRAY di batang dan kepala penis kira 15 menit sebelum berhubungan.

Pada dasarnya PROCOMIL SPRAY hanya untuk mengurangi rasa sensitif kulit terhadap gesekan yang akan
menyebabkan enjakulasi sebelum waktunya.

PROCOMIL SPRAY akan memperlama fase hubungan intim yang di inginkan oleh ke dua belah pihak ( pasutri) sehingga masing-masing pihak merasa terpuaskan.

pemakaian PROCOMIL SPRAY di peruntukan bagi laki-laki yang normal sehat tanpa ada gangguan ereksi, tidak baik bagi umur 50 tahun ke atas atau bagi yang memiliki gangguan ereksi, hal ini akan menyebabkan gangguan rangsangan terhadap penis.

kebanyakan pria mengalami enjakulasi 3-5 menit dan permpuan memerlukan waktu yang lebih lama dari itu, ini adalah PR bagi pria, menurut pengalaman pengguna PROCOMIL SPRAY rata-rata mereka bisa melakukan hubungan intim 15-30 nmenit bahkan lebih, semua tergantung cara pengendalian dan konsentrasi mereka masing-masing.

Komposisi : Lidocaine Base USP

EREKSAMPING : TIDAK ADA selama pemakaian sesuai aturan dan dosis.
CARA PAKAI : semprotkan PROCOMIL SPRAY beberapa menit sebelum berhubunagan pada batang dan bagian yang sensitif pria ( di bawah kepala) .tergantung keinginan mengurangi rasa sensitif. Diperlukan 2-3 kali semprot.
PERHATIAN : hanya untuk pemakaian luar ! Jangan melebihi 3 semprot setiap kali hubungan dan jangan melebihi 3 kali dalam sehari.
Simpan Di Tempat Yang Sejuk Dan Teduh.
Lindungi Dari Sinar Dan Jangkauan Anak-Anak.
Jangan Di Gunakan Di Dekat Api.

Harga : Rp. 150.000, -/ botol
Promo Beli 3 Botol Rp. 400.000, -
PEMESANAN BISA MELALUI SMS/TELP
HP:085 714 9099 92
HP:081 284 7373 92
HP:085 311 3030 92
TLP:021-95588157

Setelah konsumsi StemActive penyakit lenyap dan saya merasa sangat vit tidak gampang capek

Posted: 21 May 2011 01:57 AM PDT

Bapak Muhammad Toha, S.KM ( Ahli Nutrisi & Gizi RSUP AM, B.Lampung)

Sudah banyak kesaksian Stemactive (Stem Cell) untuk bermacam penyakit, dan sebagai ahli gizi di salahsatu Rumah Sakit di Bandar Lampung, saya faham sekali apa itu Sel Punca (Stem Cell), Sel yang menjadi awal dari sel apapun yang ada di tubuh makhluk hidup termasuk manusia. Dan yang membuat saya sangat percaya bahwa semua kesaksian itu benar adalah bukti yang saya alami sendiri.Pada saat saya mendapatkan info tentang product Stemactive ini, kebetulan saya sedang mengalami sakit di pinggang sehingga membuat saya sulit untuk bergerak, terutama untuk sholat saya lakukan sambil duduk. Saya coba konsumsi Stemactive 4 capsul, dan hasilnya, penyakit tersebut lenyap dari tubuh saya dan kondisi badan saya merasa sangat vit dalam melakukan aktivitas sehari hari tidak gampang capek .

Sumber ; Bandar Lampung, January 2011, Muhammad Toha, S.KM

Untuk info lanjut bisa hubungi : Rudi Hartono : 0813 1940 1333 / 0817 741 333
Kunjungi : www.stemactive.com

Berkat StemActive, pencernaan sehat dan benjolan di pinggang hilang

Posted: 21 May 2011 01:52 AM PDT

Hendra Agung Putra , Bandar Lampung , 37 Tahun

4 tahun yang lalu saya pernah mengalami kecelakaan kendaraan roda dua sehingga berakibat daerah sekitar pinggang ketika ditekan ada benjolan keras sebesar buah kelereng dan sampai saat ini saya mempunyai masalah di pencernaan/lambung yang sering membuat perut saya kembung dan sakit, sampai suatu hari saya diperkenalkan oleh teman saya Bapak Rudi Hartono sebuah prodak dari Usa Stemactive yang bisa membantu mempercepat terjadinya Regenerasi Sel dalam tubuh kita, baik itu sel darah, sel jantung, sel otak, sel syaraf, tulang dan hati .lalu saya mencoba mengkonsumsi 2 kabsul setiap pagi, yang terjadi hari pertama saya mengkonsumsi Stemactive malam harinya saya merasakan masalah dipencernaan saya sudah berkurang banyak bahkan keesokan harinya perut saya sudah tidak sakit atau kembung lagi .dihari ketiga saya mencoba meraba pinggang bagian belakang yang tadinya ada benjolan saya raba benjolannyapun sudah hilang .dan kondisi tubuh saya merasa sangat bertenaga sekali padahal kegiatan sehari-hari saya terkadang harus dilewatkan diluar kota .trimakasih kepada pak Rudi Hartono dan Prodak Stemactive Greenlite.

sumber ; Bandar Lampung, January 2011, Hendra Agung Putra

Untuk info lanjut bisa hubungi : Rudi Hartono : 0813 1940 1333 / 0817 741 333
Kunjungi : www.stemactive.com

Luar biasa setelah 7 hari mengkonsumsi Stem Active saya tidak perlu kacamata lagi

Posted: 21 May 2011 01:48 AM PDT

Bapak JEN (Magelang)

Awalnya saya mengkonsumsi Stem Active, bukan karena ingin mengobati penyakit. Hanya untuk jaga kesehatan saja. Saya konsumsi 2 capsul per hari. Sebelumnya Saya memang sudah memakai kacamata plus untuk melihat dekat, untuk membaca dsb. Kemudian setelah 7 hari mengkonsumsi Stem Active, pada hari kedelapan, setelah bangun tidur. Betapa terkejutnya, ada perubahan penglihatan saya. Melihat yang dekat-dekat sudah jelas, kemudian saya coba membaca, ternyata bisa tanpa kacamata. Luar biasa sekali. sejak saat itu saya sudah tidak perlu kacamata lagi. Terimakasih Stem Active .

Untuk info lanjut bisa hubungi : Rudi Hartono : 0813 1940 1333 / 0817 741 333
Kunjungi : www.stemactive.com

Setelah 10 hari konsumsi StemActive Sakit Pada Dengkul Hilang Tongkat Berjalan Hilang

Posted: 21 May 2011 01:45 AM PDT

Haripriya Dillon, N.D

Tujuh bulan yang lalu, saya bangun dengan rasa sakit pada dengkul saya yang tidak dapat hilang. Dengkul makin bertambah sakit dan saya cemas apakah hidup saya tidak akan sama lagi.

Dulu saya menggunakan tongkat untuk berjalan dan tidak dapat duduk bergaya tailor fashion, jongkok, melakukan yoga atau berlari. Saya tidak dapat tidur pada malam hari karena sakit dan sangat susah untuk kaki saya turun dan menggantung di pinggir ranjang ketika saya bangun di pagi hari. Menyetir benar-benar suatu penderitaan bagi saya dan membuat perut saya juga sakit. Hanya orang yang mengalami sakit terus menerus mengerti apa yang saya bicarakan.

Saya mencoba berbagai macam pengobatan alami. Saya bekerja dengan mesin spesial, menggunakan ekstra herbal, homeopathics, minyak, mandi mineral, dan lebihnya, semua tidak berguna. Saya biasanya cepat sembuh dan tidak mengerti mengapa ini terjadi. Rasanya seperti ada gelas tajam di dalam dengkul saya. Saya tidak mau pergi ke dokter karena takut mereka akan memutuskan untuk mengoperasi dengkul saya. Karena saya tidak mau operasi, jadi saya menunggu sampai dengkul saya sembuh dengan sendirinya, namun tidak ada kemajuan sama sekali dan sakitnya terus ada.

Saya mulai memperhatikan orang berjalan dengan tongkat, pincang, atau hanya berjalan lucu seperti pinggang mereka lepas. Saya belum sadar betapa umumnya masalah ini. Saya memutuskan memberikan beberapa bulan untuk diri saya dan pergi untuk melakukan X-ray. Saya berdoa pada Tuhan minta pertolongan, dan keesokan harinya, seorang teman saya menelepon saya dan memberitahu saya tentang (Nutrisi) Stem Cell StemActive .

Setelah 10 hari, sakit pada dengkul sudah hampir hilang dan saya dapat berjalan tanpa tongkat. Sekarang saya hampir tidak sadar pada apa yang pernah terjadi pada dengkul saya dan bahkan saya sudah bisa berlari!

Sedikit sensitivitas masih ada, namun terus meningkat seiring waktu berjalan. Saya memiliki kemajuan lain seperti tidur lebih nyenyak, dan bangun lebih segar, memiliki tenaga, mata yang basah bukan lagi kering dan panas, dan pengurangan pada sakit karena arthritis, saya suka produk ini dan berharap saya sudah menggunakannya 50 tahun yang lalu.

Untuk info lanjut bisa hubungi : Rudi Hartono : 0813 1940 1333 / 0817 741 333
Kunjungi : www.stemactive.com

Cikungunya sembuh setelah minum StemActive

Posted: 21 May 2011 01:39 AM PDT

Bapak Andang Tusiana (AAN) Way Abung, Lampung
Lebih dari 1 (satu) tahun yang lalu saya terserang penyakit Cikungunya, yang mengakibatkan saya lumpuh. Kemudian setelah cikungunya tsb sembuh, saya masih merasakan sakit di kedua kaki, untuk berjalan maupun jika disentuh. Dan itu sudah saya alami selama 1 tahun lebih, sampai akhirnya saya diinformasikan tentang Stem Active oleh seorang teman. Saya coba konsumsi 1 capsul per hari, setelah 4 hari, saya benar-benar takjub akan apa yang saya alami, penyakit yang selama ini menyiksa saya, hilang total. Tidak ada rasa sakit lagi, baik disentuh, ditekan, maupun untuk berjalan. Saya langsung membeli Stem Active 2 botol lagi, ke Bandar Lampung untuk saya konsumsi sendiri dan untuk pasien saya, mengingat sehari-hari saya melayani pasien baik di Puskesmas tempat saya bekerja, maupun di rumah. Saya sangat bersyukur sekali telah dipertemukan dengan Product yang hebat ini, Stem Active benar-benar hebat. (Red : Info ini kami terima tgl.24/01/2011)

Untuk info lanjut bisa hubungi : Rudi Hartono : 0813 1940 1333 / 0817 741 333
Kunjungi : www.stemactive.com

Ibu berusia 90 tahun masih dapat mempunyai seorang putra

Posted: 21 May 2011 01:37 AM PDT

1. Siapa-siapa saja yang telah melakukan Cell Therapy?
Jutaan orang telah menerima Cell Therapy (Organ Specific Cell Implant) sejak tahun 1950, diantara lain oleh kelompok:
* Artis dan orang Perfilman
* Bangsawan dan Raja-raja
* Negarawan, orang-orang Penting
* Seniman, orang-orang Terkenal

Artis dan orang Perfilman
Frank Sinatra, Charlie Chaplin, Sophia Loren, Otto Preminger, Danny Kaye, Liz Taylor, Bob Hope, Alfred Hitchcock, Marilyn Monroe, Marlene Dietrich, Elia Kazan, Carlo Ponti, David Niven, Jack Benny, Victor Borge, Maurice Chevalier, Gloria Swanson, Cary Grant, Rex Harrison, Fritz Lang, Greta Garbo, dan lain-lainnya.
Bangsawan dan Raja-raja
Hirohito of Japan, Haile Sellasi of Ethiopia, Gustav VI King of Sweden, King of Morocco, King Ibn Saud of Saudi Arabia, King Frederik IX of Denmark, King Norodom Sihanouk of Cambodia, Savang Vatthama, King of Laos, Franz Joseph Prince of Liechtenstein, Prince Ranier of Monaco, Queen Beatrix of Holland, Prince Claus of the Netherlands, Sultan Brunei, King Bauduin on Belgium, Queen Fabiola of Belgium, Don Jaime de Aragon dan lain-lainnya.
Negarawan, orang Penting
Konrad Adenauer, Winston Churchill, Charles de Gaulle, Fidel Castro, Dwight D. Eisenhower, Richard Nixon, Ronald Reagan, Menachem Begin, Pierre Trudeau, Marshall Tito, Joseph Kennedy, Vladimir Zorykin, James S. Rockefeller, Robert Sargen Shriver, Igor Sikorsky, Ivan Lauritzen, Richard King Mellon, Willy Messerschmitt, Jean Monnet, George Gallup, Samuel Goldwyn dan lain-lainnya.
Seniman, orang terkenal
Pope Pius XII, Jackie Onasis, Pablo Picasso, Arthur Rubinstein, Margot Fonteyn, Yehudi Menuhin, Marc Chagall, Salvador Dali, Pierre Cardin, Mrs. Samuel Peabody, Igor Sikorsky, Mr & Mrs John Weitz, Charles Ritz, Henry Oppenheimer, Buckminster Fuller, Samuel Goldwyn Meyer, Otto Klempere, Renata Telbadi, Herbert von Karajan, Isaac Stern, George Simenon, Henry Miller, Thomas Mann, Jules Romains dan lain-lainnya.

2. Apa yang menggerakkan mereka dan kita untuk melakukan Cell Therapy?
Umumnya, penerima Cell Therapy diatas mengharapkan untuk memperoleh:

* Health (Sehat)
* Aesthetic (Kecantikan)
* Rejuvenation (Peremajaan)
* Longevity (Umur Panjang)
* Wellness (Kesehatan)

Garis besar alasan dilakukannya Cell Therapy dapat dibagi menjadi dua bagian utama yaitu:
Pencegahan (Preventive)
Adalah suatu usaha proaktif dari kita untuk sehat tanpa menunggu sampai jatuh sakit atau timbulnya gejala penyakit. Disamping itu Cell Therapy juga dilakukan sebagai dasar upaya Estetik yang maksimal, awet muda dan umur panjang. Bahwa pencegahan lebih baik dibandingkan dengan pengobatan, telah disadari oleh banyak orang, namun seringkali diabaikan / dilupakan terutama bila menyangkut diri sendiri. Antisipasi dini mulai dari mencari penyebab dari gejala penyakit, serta menghilangkannya, dapat juga dilakukan dengan terapan Cell Therapy.
Pengobatan (Curative)
Adalah suatu usaha reaktif yang kita lakukan setelah jatuh sakit atau adanya suatu gejala penyakit. Cell Therapy dapat juga dilakukan untuk menyembuhkan berbagai penyakit, terutama degenerasi organ-organ dan kelenjar tubuh.Usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan vitalitas hidup dengan Cell Therapy, dapat mengoptimalisasikan daya tahan tubuh. Hal tersebut tidak akan langsung menjamin memperpanjang umur diatas kemampuan kita, namun dapat memperbaiki kualitas hidup seoptimum mungkin sampai batas umur pribadi seseorang.

3. Apakah Cell Therapy itu?
Cell Therapy adalah upaya untuk menjadi sehat dan bugar melalui penyembuhan/ perbaikan pada tingkat mikroskopis yaitu pada sel dari jaringan dan organ.
Pandangan
Sejak dahulu kala, telah diketahui bahwa implantasi dari bahan organis yang berasal dari binatang maupun manusia mempunyai efek terapeutik (penyembuhan). Aristoteles dari Yunani telah menuliskan suatu daftar obat yang dapat dimanfaatkan dari organ-organ binatang dan manusia.

Paracelcus, seorang Dokter yang bernama asli Philippus Aureolus Theophrastus Bombastus Von Hohenheim lahir 11 Nopember 1493, di Einsiedeln, Switzerland, meninggal dunia 24 September 1541, di Salzburg, Austria. Dengan teorinya like cures like juga mengatakan Jantung menyembuhkan Jantung, Ginjal membuat Ginjal sehat.
Cell Therapy Klasik
Cell Therapy sebetulnya telah dikenal oleh Dokter-dokter modern. Dikenal sebagai transplantasi/ transfusi seperti:

* Transplantasi sumsum tulang belakang,
* Tranfusi darah, transfusi thrombocytes,
* Transfusi dari konsentrat erythocytes,
* Transfusi dari suspensi leucocytes,
* Transplantasi sel hati janin, sumsum tulang belakang janin dan sel pancreas.

Cell Therapy Modern
Dr. Paul Niehans, seorang ahli bedah Swiss spesialis dalam transplantasi kelenjar dan organ adalah pelopor dan Bapak dari Cell Therapy, hidup diantara tahun 1882-1971. Pada tahun 1931, untuk pertama kalinya dia menemukan terapi ini pada saat gawat darurat. Kondisi kelenjar parathyroid pasien menjadi gawat, menyusul kerusakan yang tidak disengaja yang dibuat rekan dokternya saat melakukan operasi thyroid.
Kelenjar parathyroid tersebut sangat kecil bentuknya dan berdekatan dengan kelenjar thyroid. Kelenjar ini berfungsi utama untuk mengatur jumlah kalsium didalam aliran darah. Tidak lama setelah itu, kadar kalsium didalam darahnya turun, menyebabkan kejang-kejang gawat yang dapat menimbulkan kematian.
Melihat keadaan tersebut Dr. Niehans dengan cepat menyadari perlunya tindakan lain untuk membantu rekannya. Dia mencampurkan satu bagian dari kelenjar parathyroid segar yang diambil dari domba yang dicincang halus dengan larutan garam dan diimplan dengan jarum suntik pada pasien tersebut. Tidak lama kemudian kejang-kejangnya menghilang dan pasien menjadi sembuh kembali. Setelah itu pasiennya masih hidup 30 tahun lagi. Dari kejadian tersebut Dr. Niehans mulai menyimpulkan bahwa transplantasi sel sebagai materi akan lebih efektif dari pada melakukan transplantasi seluruh kelenjar atau organ.
Pada awalnya Dr. Niehans melakukan transplantasi kelenjar utuh dan segar dari domba yang baru disembelih, kemudian meningkat kepada transplantasi jaringan organ otot yang telah dicincang halus, dan diimplan langsung kepada pasien. Kelemahannya karena sel yang diimplan dalam kondisi secara biologi masih aktif, sebagai benda asing kadang-kadang masih mengalami penolakan tubuh. Beruntung Dr. Niehans menemukan cara pengeringan sel, bersamaan dengan perusahaan Swiss, Nestle menemukan cara pengeringan kopi dengan cara dibekukan (Dry Freeze). Setelah sel dibekukan, maka umur sel dapat diperpanjang untuk waktu yang tidak terbatas. Demikian juga sebelum sel dipakai dapat disterilisasi dan dilakukan kontrol kualitas pada laboratorium.
Pembaharuan terjadi, dengan menggantikan transplantasi sel segar tersebut dengan substansi sel kering. Metode ini mempunyai keuntungan bahwa substansi sel tersebut tidak berinteraksi langsung dengan jaringan pasien tersebut, sehingga lebih aman.
Keuntungan dilakukannya Cell Therapy (yang juga merupakan transplantasi substansi sel), adalah sebagai berikut:

* Substansi sel dapat cepat menyebar keseluruh tubuh.
* Substansi sel tidak memerlukan darah seperti pada transplantasi organ.
* Cepat menyatu dalam proses metabolisme tubuh
* Dengan mudah melakukan transplantasi kedaerah yang sulit dicapai dibandingkan dengan transplantasi organ lainnya. (seperti otak, kelenjar-kelenjar)
* Penggunaan sel janin (yang potensi biologi lebih tinggi) untuk transplantasi.

4. Kapan menggunakan Cell Therapy?
4.1. Cell Therapy untuk Pencegahan
Cell Therapy merupakan metode yang efektif untuk mencegah keluhan-keluhan umum:
* Mempertahankan Vitalitas Tubuh. Gejalanya mulai dari kehilangan vitalitas bervariasi dari cepat lelah, kehilangan gairah hidup sampai kelelahan total. (totally exhausted).
* Pencegahan Penyakit Degeneratif.
Mampu memperbaiki fungsi organ tubuh, seperti radang sendi yang kronis, berkurangnya cairan pada sendi-sendi tulang, termasuk tulang belakang (osteocondroitis), kurang lancarnya peredaran darah ke otak dan seluruh tubuh
* Optimalisasi Sistem Tubuh.
Cell Therapy dapat memberikan perbaikan fungsi sistem tubuh yang menurun seperti penuaan dini dan osteocondroitis.
* Mempertahankan Kemampuan Psikis.
Cell Therapy mampu mencegah menurunnya fungsi otak yang menyebabkan seseorang menjadi pikun, sukar berkonsentrasi serta depresi.

4.2. Cell Therapy untuk Pengobatan
Dalam bidang kesehatan, indikasi/ gejala suatu keluhan penyakit dapat diobati apabila diketahui penyebabnya. Dibawah ini beberapa indikasi/ gejala penting dimana Cell Therapy, telah terbukti kemampuannya untuk menyembuhkan (terapeutiknya) sejak abad yang lalu:
* Berkurangnya fungsi kelenjar hormon;
Seperti tidak berkembangnya organ sex dengan sempurna dan gangguan menstruasi, Infertilitas (tidak subur), Pubertas dini dengan keluhan, Kelenjar yang tidak berfungsi, Hipoaktif dan impontensi pada pria, berat tubuh turun karena terganggunya fungsi kelenjar
* Penyakit Degeneratif yang kronis dari tulang dan pembuluh darah;
Seperti sistem pembuluh darah, kurang lancarnya aliran darah dari tubuh dan otak, Osteocondroitis, keluhan artroitis, Reumatik kronis sendi
* Melemahnya organ dan sistim imunitas serta mudah terkena infeksi;
Seperti penyakit Degeneratif organ jantung, ginjal, paru-paru, lambung dan lanilla, terganggunya sistem pencernaan yang kronis, gerakan usus yang spastik, Emfisema paru-paru pada usia lanjut
* Gangguan perkembangan pada anak;
Seperti Autisme, Mongolisme, bentuk ringan dari gangguan intelektual, pengaruh cacat bawaan, dan Postencephalitis

3.3. Kontra indikasi
Yang dimaksudkan kontra indikasi pada bidang medis adalah, dimana terapi itu tidak mungkin dilakukan.
Cell Therapy tidak bisa diterapkan apabila di dalam tubuh terjadi proses infeksi, sensitif / allergi, antara lain gigi yang abses, infeksi kronis usus buntu, amandel, atau kandung empedu. Gangguan-gangguan tersebut harus disembuhkan terlebih dahulu.
4.4. Carabekerjanya Cell Therapy
Umum
Cell Therapy secara umum disebut implantasi dari sel .Sampai dengan saat ini sumber binatang yang digunakan untuk cell therapy adalah domba, kelinci, ada juga negara yang menggunakan kura-kura sebagai bahan utama, bahkan sekarang masih dalam riset penggunaan cell therapy dari manusia, tapi ini masih kontroversial karena masalah Hak Asasi Manusia. Khususnya Cell Therapy adalah pengobatan dengan mempergunakan material biologis dimana sel yang sangat muda (berasal dari organ janin) disuntikan dibawah kulit, diatas otot bokong, daerahaponeurosis (daerah sekitar umbilikus), bahkan melalui pembuluh darah pasien, dengan maksud meregenerasi organ tubuh
Pada dasarnya yang dimaksud dengan sel terapi, tidak hanya sel manusia atau hewan, tapi tumbuh-tumbahan pun dapat digunakan sebagai sel terapi yang banyak kita kenak sebagai Herbal Therapy. Hanya penggunaan bahan herbal atau tumbuh-tumbuhan kurang maksimal efeknya bila digunakan pada manusia karena struktur sel manusia dan tumbuhan berbeda.
Penerapan organ spefisik
Prinsip terapi dari ini menerapkan bahwa organ menyembuhkan organ, dengan demikian bila seseorang mengidap penyakit jantung, maka yang diimplan melalui suntikan adalah sel jantung. Sakit pada organ hati yang disuntikkan adalah sel hati, demikian seterusnya. Jarang sekali penyuntikan dilakukan dengan menggunakan satu jenis organ saja, karena pada umumnya seluruh sistem organ sudah terkena sehingga yang diberikan selalu merupakan kombinasi dari beberapa sel organ. Untuk setiap individu, dokter menentukan kombinasi sel tersebut.

Sel bekerja pada inti sel
Dengan pemeriksaan secara isotopis oleh Prof Franz Schmid di University of Hiedelberg telah membuktikan bahwa sel yang diimplan, akan dialirkan oleh darah putih menuju ke organ-organ yang bersangkutan. Pada organ target, sel baru tersebut akan menyatu dan memperbaiki organ dan jaringan yang rusak. Organisme ini mampu untuk mengenal organ spesifik dan melakukan fungsi perbaikan
Efek regenerasi
Untuk menjelaskan pengaruh regenerasi dari preparat sel yang diimplan, penelitian dilakukan oleh Perkumpulan International Cytobiology di Frankfurt dan Prof Weiss ( Rockefeller Institute di New York ). Prof Weiss menjelaskan bahwa regenerasi sel yang diimplan itu berasal dari faktor yang ada di dalam sel itu sendiri. Ia memperlihat kan bahwa tiap jenis sel memiliki organisasi tersendiri. Sel tersebut bukan saja mampu membelah substansinya sendiri, tetapi juga mampu bersama-sama dengan sel lain membentuk jaringan, dengan jenis spesifik yang sama, menghasilkan regenerasi organ tersebut.
Informasi yang diperlukan untuk membentuk suatu organ dimiliki oleh informasi yang terdapat didalam sel itu sendiri.

4.5. Bagaimana mendapatkan bahan untuk Cell Therapy?
Umum
Pada Cell Therapy, medikamentosa adalah suspensi dari ratusan ribu-an sel dan zat pendukungnya.
Sel adalah bagian terkecil dari tubuh yang mempunyai kehidupan tersendiri, dengan fungsi fisiologis khusus. Semua sel organ baik dari manusia maupun dari binatang dibentuk dengan satu sel yang sama, yang mempunyai struktur dan fungsi fisiologis utama. Dalam hal ini secara spesifik, tidak ada perbedaan antara sel manusia dan binatang, sehingga tidak beralasan untuk menggunakan sel binatang pada manusia .
Hewan yang dipakai sebagai donor
Pengalaman praktis selama lebih dari 60 tahun, telah membuktikan bahwa domba adalah donor yang terbaik. Domba resisten terhadap penyakit, antara lain cancer, dan proteinnya dapat dicerna oleh manusia dengan baik. Janin yang dimanfaatkan oleh Cell Therapy adalah pada saat perkembangan stadium terakhir di dalam kehamilan. Sel janin relatif lebih mudah diperoleh dengan kondisi steril, dan kemungkinan timbulnya reaksi allergi kecil.
Janin itu sendiri belum mempunyai sifat imunologis yang aktif. Seperti sudah dibicarakan diatas binatang lain pun dapat digunakan sebagai sumber cll therapy seperti kelinci , kura-kura dan lain-lain. Sekarang ini masing-masing negara berlomba-lomba untuk memproduksi cell therapy

Sediaan Cell Therpy
Saat ini, Cell Therapy dapat dihasilkan dengan teknik dry freeze. Preparat ini disiapkan di laboratorium Jerman dalam bentuk ampul di bawah pengawasan pemerintahan Germany. Karena telah dikeringkan maka menjadi lebih tahan lama. Dalam keadaan steril dan vacum, pertama-tama material di bekukan dahulu, dan seluruh cairan dihilangkan/ diuapkan. Tindakan pembekukan merupakan cara terbaik untuk mengawetkan jaringan karena hubungan antara biokimia yang spesifik dan struktur mikroskopis dari sel tidak terganggu.
Dapat pula, sediaan berupa fresh, hanya pada sediaan ini ada keterbatasan waktu, sel tersebut aktif sekitar 324 jam setelah diproduksi, sehingga waktu implantasi sel tersebut harus direncanakan sebaik-baiknya supaya tidak melewati batas kadaluarsa. Dan proses penyimpanan sediaannya, diatur pada suhu tertentu agar sel dapat tetap aktif .
Preparat sel terapi terdiri dari 3 macam :

1. Embrionic Stem Cell
2. Adult Stem Cell
3. Stem Cord ( Tali pusat )

Cara pengobatan
Pendahuluan

Diawali dengan pemeriksaan medis yang teliti untuk mengetahui apakah di dalam tubuh pasien ada peradangan atau infeksi.
Pasien dengan kemungkinan allergi seperti asma, eksim, alergi terhadap obat2an, allergi debu, perlu mendapatkan perhatian khusus. Dengan meneliti anamnesa penyakit pasien dokter akan mendapat pandangan atau bayangan mengenai penyakit yang pernah diderita, masalah kesehatan , allergi terhadap zat tertentu.
Untuk memperoleh hasil yang optimum, Dokter melakukan observasi organ dan sistem tubuh pasien. Di Jerman telah diciptakan alat ECO (Energized Cell Optimizar) dengan mempergunakan metode ini, Dr. Med. Joseph Djimjadi (Internist) dapat mengidentifikasi kebutuhan sel yang diperlukan oleh seorang pasien .Peralatan khusus ini telah dirancang dan memperoleh paten.
Perjanjian
Pada pemeriksaan pendahuluan akan ditentukan hari untuk penyuntikan sel. Hari tersebut harus ditepati oleh pasien karena dokter akan mempersiapkan preparat sel yang khusus untuk pasien.
Pada prinsipnya 24 jam sebelum penyuntikan tidak boleh memakan obat-obatan yang sifatnya toksin, minum alkohol atau merokok. Dan sebaiknya makan makanan yang ringan. Sel yang disuntikan tidak menimbulkan sakit karena terlebih dahulu dilakukan pembiusan lokal dan sel merupakan bahan biologis alam, yang susunannya sama dengan jaringan dan cairan tubuh manusia. Terapi ini bekerja dengan kombinasi sel.
Setelah terapi
Sangat dianjurkan untuk beristirahat dan jangan melakukan pekerjaan yang berat terutama apabila merasa agak meriang setelah 2-3 hari.
Pencegahan
Konsumsi alkohol, merokok, obat tidur, sauna dan penyinaran (rontgen) minimal untuk waktu dua minggu setelah waktu penyuntikan. Apabila pada waktu implantasi melalui penyuntikan, tubuh dalam keadaan lemah, diperlukan istirahat total selama 1-2 hari sesudah implantasi.
Setelah implantasi sebaiknya menkonsumsi makanan yang mudah dicerna seperti sayur-sayuran, tidak diperlukan diet khusus tetapi sebaiknya jangan mengkonsumsi banyak daging selama satu bulan, banyak minum air mineral , sayur dan buah-buahan.
Tiga Fase setelah implantasi melalui penyuntikan:

* Fase Eufori

Setelah sel masuk ke dalam darah, dapat menyebabkan peningkatan vitalitas. Setelah beberapa jam fase ini akan berakhir dan berganti ke fase ke 2 yaitu reaksi imunologis

* Fase imunologis

Fase kedua ini berlangsung kira-kira dua minggu setelah injeksi. Kelompok terbesar tidak merasakan efeknya tetapi pada beberapa pasien merasa dirinya sangat lelah, kecapaian, mengantuk. Keluhan yang dirasakan terasa lebih berat dari sebelumnya, juga lebih sering buang air kecil. Tetapi pada umumnya tidak ada masalah yang serius. Makin besar keperluan dari sel organ tertentu yang diterapi, makin sedikit reaksi yang dialami dari fase ke 2 ini.

* Fase Regenerasi

Fase ke tiga adalah fase Regenerasi, dimulai pada minggu ke 3 dan berlangsung sampai 4-6 bulan setelah implantasi melalui penyuntikan. Efek dari penyembuhan terutama revitalisasi, ditambah juga kemampuan untuk berprestasi, karena peredaran darah lebih baik, hilangnya kerut-kerut pada kulit, perasaan yang lebih baik, disamping itu juga terjadi perbaikan atau normalisasi dari fungsi-fungsi organ.

Selama dua minggu setelah implantasi melalui penyuntikan sebaiknya untuk:

* Tidak terlalu banyak mengkonsumsi kopi dan teh.
* Obat-obatan yang rutin diminum, dapat tetap diteruskan sepanjang ada persetujuan Dokter
* Menghindari kerja fisik yang terlalu berat
* Hindari sinar matahari yang terik atau sauna

Cell Therapy di Indonesia
Aplikasi Cell Therapy telah lama dikenal terutama oleh sebagian kecil orang penting Indonesia, dan selalu dilakukan di Switzerland. Namun sejak tahun 2005 telah diperkenalkan oleh dokter-dokter Indonesia yang mempunyai kompetensi dan sertifikasi khusus dari Swiss dan Jerman.

Tergantung cara pandangan Anda melihat, bisa menjadi satu kelebihan atau kerugian penggunaan sel terapi dimana Ibu berusia 90 tahun masih dapat mempunyai seorang putra.

Untuk info lanjut bisa hubungi : Rudi Hartono : 0813 1940 1333 / 0817 741 333
Kunjungi : www.stemactive.com

Dengan langkah-langkah cantik luar biasa seorang pasien bisa disembuhkan dari HIV

Posted: 21 May 2011 01:34 AM PDT

Timothy Ray Brown, yang dikenal juga dengan julukan Berlin Patient diyakini tim dokter telah sembuh dari derita penyakit AIDS setelah sebelumnya menerima transplantasi pada tahun 2007 sebagai bagian dari program pengobatan panjang untuk leukemia.

Dr. Michael Saag, Ketua HIV Medical Association mengatakan, ini merupakan bukti-menarik konsep bahwa dengan langkah-langkah cantik luar biasa seorang pasien bisa disembuhkan dari HIV, tetapi terlalu riskan untuk menjadi terapi standar bahkan jika donor yang cocok dapat ditemukan.

Timothy Ray Brown

Pasien berkewarganegaraan Amerika Serikat yang tinggal di Jerman ini sebelumnya telah terinfeksi AIDS selama bertahun-tahun, setelah tim dokter memantau dan yakin hingga menuliskan dalam jurnal laporannya bahwa telah melakukan pencapaian kesembuhan dari pasien HIV-AIDS setelah melakukan pengujian yang ekstensif. Kini Brown tidak lagi memiliki tanda-tanda virus AIDS atau Leukimia.

Meski perkembangan tidak berarti membuktikan obat untuk virus telah ditemukan, mereka pasti bisa memberi harapan bagi lebih dari 33 juta orang yang hidup dengan HIV di seluruh dunia.

Apa Itu Stem-Cell?

Dr. Michael Saag, Ketua HIV Medical Association

Dalam bahasa Indonesia, stem cell disebut sel punca atau sel induk. Ringkasnya, stem cell adalah sel yang masih belum matang dan belum berdiferensiasi (berubah) menjadi sel atau jaringan tertentu. Nantinya sel ini dapat bereplikasi menjadi sel yang serupa atau menjadi sel lain yang sama sekali berbeda.

Dalam bahasa kedokteran, stem cell dapat berupa sel unipoten (hanya dapat berubah menjadi satu jenis sel), multipoten (dapat berubah menjadi beberapa jenis sel), atau totipoten (dapat berubah menjadi jaringan apapun). Dengan kemampuan inilah stem cell diyakini dapat menyembuhkan sel-sel tubuh yang rusak atau hilang karena penyakit yang berat, dengan cara beregenerasi menjadi organ atau jaringan yang rusak tersebut.

Bagaimana dengan di Indonesia?

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr. dr. Fachmi Idris, kemampuan individual para dokter Indonesia dalam teknologi (stem cell) adalah yang paling maju di Asia. Ia juga menambahkan bahwa teknologi dan sarana kesehatan di Indonesia sudah sangat memadai untuk menangani tindakan medis, termasuk untuk melakukan pengobatan dengan terapi stem cell.

Seperti yang diberitakan oleh harian Kompas Oktober lalu, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PABDI) berhasil mengembangkan penggunaan sel punca (stem cell) yang diambil dari sumsum tulang belakang untuk mengobati pasien serangan jantung. Menurut pakar jantung PABDI Prof. dr. Teguh Santoso, PABDI telah berhasil mengobati 15 pasien penyakit jantung di RSCM dan RS Kanker Dharmais dengan menggunakan stem cell dan menuai keberhasilan.

Pada bulan Februari lalu telah diresmikan Asosiasi Sel Punca Indonesia di Jakarta. Dengan adanya wadah resmi ini, diharapkan Indonesia akan semakin maju dan terus menerus mengembangkan terapi stem cell serta terus melakukan eksperimen di bidang ini. Meski masih diliputi pro dan kontra, harus diakui bahwa terapi stem cell adalah harapan di masa depan bagi banyak orang.[](DA)

Untuk info lanjut bisa hubungi : Rudi Hartono : 0813 1940 1333 / 0817 741 333
Kunjungi : www.stemactive.com

Dokter Jerman Sembuhkan Pasien HIV Secara Tak Terduga

Posted: 21 May 2011 01:30 AM PDT

Berlin, Awalnya dokter melakukan cangkok (transplantasi) stem cell (tunas sel induk) ke pasien untuk mengobati kanker darah (leukemia). Tapi secara tak terduga cangkok ke pasien yang juga mengidap HIV itu malah menyembuhkan penyakit HIV-nya.

Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) hilang setelah dilakukan pencangkokan stem cell untuk mengobati leukimia yang juga diderita si pasien.

Pasien asal Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya itu mendapat transplantasi atau cangkok stem cell pada tahun 2007. Pencangkokan dilakukan bukan untuk mengobati HIV melainkan leukemia myeloid akut yang kebetulan juga ia derita.

Stem cell yang dicangkokkan berasal dari donor yang mengalami mutasi gen sehingga dapat melawan HIV. Terbukti dalam 3 tahun setelah pencangkokan, HIV sudah tidak lagi ditemukan dalam cairan tubuh pasien berusia 40 tahun itu.

Lenyapnya virus mematikan ini dari tubuh si pasien sebenarnya sudah diketahui sejak tahun 2009. Namun baru dipublikasikan tahun ini dalam jurnal Blood, setelah hasil pengamatan lanjutan menunjukkan tidak ada kekambuhan meski terapi Antiretroviral (ARV) sudah dihentikan sama sekali.

Namun para peneliti yang berasal dari University Medicine Berlin mengingatkan bahwa mutasi gen seperti ini sangat langka karena hanya dialami oleh 1 di antara 1 juta donor stem cell. Karena itu belum ada jaminan untuk mengembangkannya sebagai terapi standar bagi pengobatan HIV.

Apalagi prosedur pencangkokkan ini tidak sesederhana yang dibayangkan karena didahului dengan kemoterapi dan radiasi yang sangat intensif. Selain itu, kegagalan dalam prosedur ini bisa meningkatkan risiko kematian pada pasien hingga 30 persen.

Saya menyebutnya perawatan fungsional, sebuah pencapaian yang sangat perlu diperhitungkan. Namun apakah bisa diterapkan pada semua pasien HIV? Jawabnya tidak, ungkap pakar dari University of Miami, Dr Margaret Fischl seperti dikutip dari Healthday (16/12/2010).

Penyakit HIV hingga saat ini adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Obat-obatan yang diberikan seperti ARV hanya untuk memperlambat kematian.

Untuk info lanjut bisa hubungi : Rudi Hartono : 0813 1940 1333 / 0817 741 333
Kunjungi : www.stemactive.com

demo template blog and download free blogger template feature like magazine style, ads ready and seo friendly template blog
DheTemplate is galleries new free blogger template with a good design and layout include feature ready added for your blog. DheTemplate.com - PASANG IKLAN BANNER !!

0 komentar:

Posting Komentar

Title 1

Title 2